PKS: Bu Ani Jangan Pakai Jilbab Jelang Pemilu

JakartaSetelah dipandang sebagai pihak yang mengusulkan agar Bu Ani Yudhoyono memakai jilbab, kini PKS justru menyarankan hal sebaliknya. Ketua DPP PKS Zulkieflimansyah meminta Bu Ani tidak menutup auratnya menjelang pemilu.

“Bu Ani jangan pakai jilbab menjelang pemilu. Elektabilitas berpengaruh malah jadi blunder,” katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jumat (29/5/2009).

Pria yang akrab disapa Zul ini mengatakan kalau partainya tidak pernah memaksa-maksa istri SBY itu memakai jilbab. Dalam memakai jilbab tidak ada paksaan.

“Memakai jilbab memang disarankan dalam agama Islam. Tentu saja tidak ada paksaan. Apalagi Ibu Ani sebagai simbol negara,” terangnya. Continue reading

Hizbut Tahrir berkata : “Aku menerima hadits (ahad) dalam Bukhary adalah shahih, namun aku TIDAK mengimaninya”

PERTANYAAN : Mereka (Hizbut Tahrir) mengatakan, “Aku menerima hadits (ahad) dalam Bukhary adalah shahih, namun aku tidak mengimaninya.” Apakah sebaiknya jawaban dan sikap kita terhadap orang seperti ini?

JAWABAN: Teks perkataan mereka tersebut terdapat dalam kitab mereka ad-Dusiyah [1] mengenai hadits (ahad) tersebut. Sebagai contohnya adalah hadits berikut, ”Ketika kamu selesai dari tasyahud akhir, ucapkanlah : ‘Ya Allah aku berlindung kepadamu dari siksa kubur dan siksa api neraka dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati dan fitnah al-Masih ad-Dajjal.’

Mereka (Hizbut Tahrir) mengatakan, ‘Aku mengamalkan hadits ini sebagai ilmu, oleh karena itu kami mengucapkan do’a tersebut, namun kami tidak mengimani (berita/kandungannya)!?” hal ini sungguh pertentangan yang gila! Bagaimana mungkin engkau membenarkan/menetapkan suatu pernyataan, namun engkau tidak meyakininya/mengimaninya? Hal ini sungguh tidak rasional/tidak masuk akal! Continue reading

Bolehkah Membaca Al-Ma’tsurot?

Pertanyaan:
Apa kita boleh membaca Al-Ma`tsurot? Tolong dijawab.

Jawaban: Al-Ma`tsurat adalah kitab kecil yang berisi dzikir-dzikir dan do’a-do’a. Kitab ini ditulis oleh Hasan Al-Banna, pendiri gerakan Ikhwanul Muslimin yang beraqidahkan shufiyyah. Di dalam kitab tersebut tidak dijelaskan derajat haditsnya, apakah shahih, hasan atau dha’if, sehingga kita tidak merasa aman dan tenang dalam mengamalkannya, walaupun memang di dalamnya disebutkan sebagian hadits-hadits yang shahih. Continue reading

Membongkar Selubung Hizbut Tahrir (III)

Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir

Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”kebanyakan dari umatku yang mati berdasarkan pada Kitabullah dan Al Qadha wal Qadar dai Allah adalah karenanya al anfus (dicabutnya nyawa)” (HR. Al Haitsami dalam Majma’uz Zawa’id 5/6, Ibnu Hajar menshahihkannya dalam Fathul Bari 10/167)

Hizbut Tahrir mengatakan bahwa aqidah Islam yang ada pada Hizbut Tahrir adalah bersandarkan pada akal dan siyasi (Al Iman halaman 68 dan Hizbut tahrir halaman 6). Maka akal orang-orang ini adalah dasar dari agama. Mereka berkata “kami mengetahui Allah berdasarkan akal kami”. Tapi bertentangan dengan pernyataan ini, adalah pernyataannya Umar Bakri, bahwa salah satu sebab perpecahan di kalangan muslimin adalah ketika sebagian kaum muslimin menggunakan akal dalam membahas permasalahan aqidah (Tafsir surat Al Ma’idah 5/29). Continue reading

Membongkar Selubung Hizbut Tahrir (II)

Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir

(Sambungan dari vol. I).. Mereka berkata bahwa khilafah itu harus segera didirikan minimal dalam 13 tahun atau 25 tahun. Jika tidak mampu dalam waktu tersebut maka akan gagal. Padahal telah ada contoh pasti yang dilakukan oleh Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dan hal ini dapat diketahui dari tingkah laku mereka dalam melaksanakan sunnah. Ahlus Sunnah tidaklah berkata (mengenai dakwah kepada Tauhid, dakwah kepada Al Qur’an dan As Sunnah), “Ini bukanlah saatnya untuk melakukan dakwah kepada hal tersebut sekarang”. Janganlah kita lupa tentang dakwah kepada Tauhid, sebab dengan hal inilah (tauhid) kita diciptakan, kita diciptakan untuk mentauhidkan Allah.

Mereka telah membuat kesalahan besar. Mereka mengatakan bahwa khilafah Islamiyyah itu runtuh pada tahun 1924, di abad ini. Ini adalah kekeliruan. Sebab Khilafah Islamiyyah itu telah runtuh sejak berabad-abad yang lalu. Sedangkan tahta ‘Utsmani bukanlah Khilafah. Mereka (para penguasanya) sendiri meyatakan bahwa diri mereka adalah raja, Sulthan (seperti Sulthan Abdul Hamid, Sulthan ‘Abdul Majid). Ini bukanlah Khilafah Islamiyyah, ini adalah kerajaan biasa. Continue reading

Membongkar Selubung Hizbut Tahrir (I)

Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir

Selalu ada pergelutan antara al haq dengan al bathil. Dan Allah telah mengirimkan sekelompok orang yang mempergunakan waktunya guna melindungi dan membela Dien ini (yaitu Al Qur’an dan As Sunnah). Di lain pihak, ada orang-orang yang mengaku dan merasa bahwa mereka adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan. Padahal Allah telah berfirman tentang mereka,

“Dan ketika dikatakan pada mereka supaya jangan berbuat kerusakan di muka bumi ini dengan perbuatannya, mereka berkata ‘tapi kami adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan’. Tapi sesungguhnya mereka adalah pembuat kerusakan namun mereka tidak menyadarinya”
(Al Baqarah 11-12)

Mereka adalah orang-orang yang berbahaya, karena mereka menganggap diri mereka sebagai orang-orang yang melakukan perbaikan padahal kenyataannya mereka adalah perusak agama. Continue reading

Khutbah Jumat…Kok Malah Jadi Kampanye!

masjid

ilustrasi : Masjid

Hari ini tanggal 27 Maret 2009 ada kejadian yang menggelikan ketika saya menghadiri ibadah shalat jumat di masjid dekat kos aku tinggal. Suasana khidmat yang seharusnya dirasakan para jamaah shalat jumat untuk taqarrub ilallah serta beribadah malah ‘terganggu’. Saya yakin, saya dan para jamaah yang lain insyaallah tidak berniat melainkan hanya untuk menunaikan ibadah wajib shalat jumat, bukan untuk mendengarkan kampanye suatu partai manapun.

Sungguh kaget, ketika di akhir khutbah si khatib tanpa sungkan, mengeluarkan statemen yang mengajurkan para hadirin shalat jumat untuk memilih salah satu calon legislatif (caleg) dari partainya. Saya jadi berfikir, nih khutbah jumat….atau khutbah kampanye??! Yang saya niatkan untuk datang shalat jumat adalah mendengarkan khutbah yang berisi ayat-ayat Allah Ta’ala, bukan ayat-ayat kampanye?! Continue reading