Shalat dengan Memanjangkan Celana Melebihi Mata Kaki

celanaAbu Hurairah rodlyallahu’anhu berkata:”Ketika ada seseorang yang melakukan shalat dalam keadaan memanjangkan pakaiannya melebihi mata kakinya(musbil), Rasulullah Shalallahu’alaihissalam berkata kepadanya, “Pergi dan berwudhulah.”. Maka dia pergi lalu berwudhu. Kemudian dia datang , maka beliau berkata kepadanya:”Pergilah dan berwudhulah.” Maka ada seorang laki-laki berkata:”Wahai Rasulullah, mengapa engkau memrintahkan dia berwudhu lagi?” Beliau Shalallahu’alaihissalam diam, lalu bersabda:

وَاِنَِّ اللَّهَ لاَيَقْبَلُ صَلاَةَ رَجُلٍِ مُسْبِلٍِ إِزَارَهُ

Sesungguhnya dia shalat dengan memanjangkan pakaian sampai melebihi mata kakinya. Sesungguhnya Allah tidak akan menerima shalat orang yang demikian”(HR. Abu Dawud dan Imam Ahmad, berkata Imam Nawawi dalam Riyadlus Shalihin:”Shahih di atas syarat Muslim”)

‘Abdullah bin Umar Rodliyallahu’anhuma meriwayatkan, bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihissalam bersabda:

لاَيَنْظُرُاللَّهُ إِلَي صَلاَةِرَجُلٍِ يَجُرُّإِزَارَهُ بَطَرًَا

“Allah tidak akan melihat shalat seseorang yang menyeret pakaiannya dengan sombong”

Ibnu Mas’ud Rodliyallahu’anhuma berkata: Saya mendengar Rasulullah Shalallahu’alaihissalam bersabda:

مَنْ أَسْبَلَ إِزَارَهُ فِي صَلاَتِهِ خُيَلاَءَ،فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ حِلٌُّ وَلاَحَرَامٌُ

“Barangsiapa memanjangkan pakaiannya melebihi mata kaki ketika shalat dengan sombong, maka dia tidaklah tergolong dalam kehalalan dan keharaman Allah”

Maksudnya Allah tidak memberikan kebaikan terhadap perbuatannya yang halal dan sikapnya yang telah menjauhi yang haram. Maka kehormatan dirinya telah jatuh di hadapan Allah dan Allah tidak akan melihatnya, serta tidak ada yang bisa diambil ibrah dengannya dan tidak pula denga perbuatanya. Ada pula yang mengatakan, dia tidak termasuk dalam golongan orang yang dibebaskan dosa-dosanya. Bisa juga, Allah tidak mengampuninya dan dia tidak memiliki kehormatan di sisi Allah dan tidak mendapatkan penjagaan-Nya. Atau, Allah tidak menjaganya dari amalan buruk.

Ada yang mengatakan, dia tidak beriman terhadap kehalalan dan keharaman Allah. Ada lagi yang mengatakan, dia tidak termasuk bagian dari agama Allah sedikitpun. Sesungguhnya dia telah terlepas  diri dari Allah dan dia telah menyelisihi agama-Nya. Maka hadist ini telah menunjukkan tentang haramnya menurunkan pakaian(sampai menutupi mata kakinya) dalam shalat. Jika disertai dengan perasaan sombong, kalangan Asy-Syafi’iyyah dan Al-Hanabilah juga condong pada pendapat itu. Apabila tidak bermaksud sombing, maka hukumnya makruh menurut Asy-Syafi’iyyah.

Asy Syeikh Ahmad Syakir mengomentari pendapat Ibnu Hazm dalam tahqiqnya atas kitab Al Muhala, ketika sampai pada pembahasan perkara ini, dia berkata:”Sesungguhnya penulis telah meninggalkan hadist yang menjadi dalil kuat atas batalnya shalat orang yang menurunkan pakaian(musbil) denga sombong.” Kemudian ia menyebutkan hadist pertama, selanjutnya ia berkata:”Ini adalah hadist shahih. Imam An-Nawawi berkata dalam Riyadlus Shalihin:“Sanadnya shahih atas syarat Muslim”

Berkata Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah dalam mensyarah hadist pertama:”Sisi makna hadist ini, wallahu’allam:”Sesungguhnya menurunkan pakaian adalah perbuatan maksiat, maka ia diperintahkan berwudhu dan shalat. Karena wudhu itu akan mematikan api kemaksiatan”

Bisa jadi rahasia yang terdapat dalam perintah wudhu dari Rasulullah kepada laki-laki tersebut padahal dia dalam keadaana suci adalah agar orang itu berfikir terhadap latar belakang perintahnya, sehingga dia berhenti dari melakukan perbuatan yang menyelisihi syariat. Sesungguhnya perintah Allah mengandung berkah baginya, akan mensucikan batinnya dari kotoran kesombongan. Karena kesucian lahir akan memberikan pengaruh terhadap kesucian batin. Yang perlu disebutkan juga adalah, sesungguhnya isbal bisa terjadi pada celana, sarung dan gamis.

Dinukil dari kitab terjemahan: “Koreksi Atas Kekeliruan Praktek Ibadah Shalat”, penerbit Maktabah Salafy Press oleh Asy Syeikh Masyhur bin Hasan bin Salman

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: